Pendidikan Era Modern








Era modern di abad 21 ini, tampaknya bukan sesuatu yang baru lagi jika kita berbicara soal teknologi. Kerap sekali pekerjaan manusia diringankan dengan hadirnya teknologi ini. Namun perlu disadari bahwa dengan berkurangnya fungsi manusia pada suatu pekerjaan, maka tanpa disadari akan memperbesar ukuran pengangguran dalam kehidupan manusia, terkhusus pada suatu bidang. Manusia, tentu harus selalu berkembang dalam menjalani hidupnya.


Teknologi telah merembet ke seluruh aspek di lingkungan masyarakat, hingga masuk juga dalam lingkungan anak sekolah dasar. Hal ini dapat memberi nilai positif. Namun juga bisa terdapat hal-hal yang menjadi perhatian bersama. Lembaga sekolah, tentu menjadi sorotan dalam hal ini.



Dalam pendidikan tingkat dasar, dinilai perlu untuk melestarikan pendidikan karakter. Pendidikan yang membahas tentang praktik hidup sehari-hari. Anak masa kini, ketika berbicara teori bahkan mereka melebihi batas pengetahuan mereka. Anak sekolah tingkat dasar misalnya, sudah mengetahui tentang apa yang diajarkan di lingkungan sekolah tingkat menengah. Ini menjadi perhatian bersama. Teori, akan mudah didapatkan oleh anak dizaman sekarang ini. Hanya membuka handphone, mengkoneksikannya dengan internet, lalu mereka akses internet, mereka akan mendapatkan jawabannya. Oleh sebab itu, perlu penekanan sikap keseharian agar mereka benar-benar terkontrol emosi perilakunya. Sebab, keseluruhannya itu haruslah berimbang, antara ilmu dan perilaku haruslah diajarkan sejalan.Bagi kita, perlu untuk memberikan perhatian tentang sikap mereka dalam hidup kesehariannya. Dengan demikian, mereka akan berkembang dengan minat dan bakat mereka sendiri.

Pentingnya peran guru bagi anak merupakan hal yang inti dalam kegiatan belajar manusia. Belajar tanpa guru, bagai memiliki cangkul tapi tidak tahu digunakan untuk apa. Padahal, dengan cangkul yang ada itu, dapat menciptakan beras sebagai makanan pokok manusia. Belajar tanpa guru, tidak akan dapat menentukan arah dan tujuan dalam kegiatan belajarnya. Peran guru, tidak akan tergantikan dengan teknologi. Oleh sebab itu, berkaryalah dengan segala upaya demi mencerdaskan anak bangsa, mendidik karakter anak bangsa.